Rabu, 18 Maret 2015
5 DJ Berumur Muda

Electronic dance music merupakan genre yang biasanya dinikmati setelah jam malam, namun bakat dan kesempatan telah membuka jalan bagi para anak di bawah umur ini untuk melanggar aturan.
Berikut info yang dikutip dari berjambang.blogspot.com
1. Aiden Jude, 10 tahun

“Gatal ingin menyelesaikan track baru yang akan debut di @Thumpthump hari ini, tapi harus menyelesaikan #homework (pekerjaan rumah) dulu!” isi twit DJ sekaligus produser Aiden Jude.Menurut sebuah pernyataan resmi, hasil karyanya didukung oleh sejumlah orang besar seperti Cedric Gervais, Kaskade, dan A-Trak.
2. Madeon, 19 tahun

DJ sekaligus produser asal Prancis Madeon telah bekerja sama dengan Lady Gaga di usia belia. Hasil karyanya ada dalam album terbaru Lady Gaga “ARTPOP”. Dia mulai terjun di dunia trance dengan nama “DJ Deamon” pada usia 11 tahun. Sejak itu, karir bocah bernama asli Hugo Pierre Leclerq ini terus menanjak.
3. Danny Avila, 18 tahun
Untuk cowok kelahiran Madrid Danny Avila, menjadi DJ merupakan permainan anak kecil. Dia kini berusia 18 tahun dan sudah pernah terlibat dalam penampilan dengan para bintang dan menjadi DJ tetap di banyak tempat electronic dance music di penjuru dunia. Dia memulainya umur 12 tahun saat pesta ulang tahun temannya. Kini, jadwalnya sangat padat, begitu juga rekening banknya. Tempat biasa dia tampil di Las Vegas, Hakkasan Nightclub, memberikan bayaran rata-rata ratusan ribu dollar.
4. Alex Young, 17 tahun

Bocah 14 tahun Alex Young mulai berlatih di studio di Washington D.C. pada 2011. “Banyak orang yang tidak percaya dengan umurku,” kisah Alex. “Tapi itu bukan masalah. Aku hanya ingin membuat musik yang meninggalkan kesan dan bisa diingat bertahun-tahun mendatang.” Remixnya dari lagu Icona Pop “Just Another Night” keluar pada Januari 2014.
5. Martin Garrix, 17 tahun

Hanya dengan satu track dance yang liar, Martin Garrix berhasil berada di tengah dunia baru – dunia yang penuh dengan pesta, dan dia masih belum legal membuka botol champagne dari balik DJ booth. “Agak aneh karena semua temanku, mereka bekerja di supermarket. Sedangkan aku memiliki pekerjaan yang benar-benar berbeda,” katanya pada Yahoo Music. “Aku tidak punya hidup yang normal, tapi aku menikmatinya!” Popularitas “Animals” telah mendunia, dan membawa bocah Belanda ini diundang tampil di sejumlah festival.
Martin Garrix Geser Posisi Madeon Sebagai DJ Termuda


Beberapa waktu lalu, JakartaVenue.com sempat membahas profil salah satu DJ termuda yang masuk dalam deretan 100 Top DJ dunia versi Djmag. Madeon dinobatkan sebagai DJ paling muda yang menempati urutan 54. Kini posisi Madeon harus tergeser ke 5 level lebih bawah dan tergantikan oleh salah satu new comer yaitu Martin Garrix.
Martijn Garritsen atau yang dikenal Martin Garrix adalah pria berkebangsaan Belanda yang terlahir pada 15 Mei 1996. Tentunya umur Martin berada di bawah Madeon.
Memulai karier di tahun 2012, Martin langsung meraih penghargaan dari SLAM! FM DJ Talent of the Year Award. Hasil remix-nya untuk lagu Christina Aguilera yang berjudul Your Body juga terpilih sebagai salah satu lagu remix yang ditampilkan dalam album Lotus (Deluxe Version). Di tahun 2013, debut single Martin berjudul “Animal” berhasil menempati chart #1 di UK. Prestasi tersebutnya membuatnya masuk dalam deretan 100 DJ Top Dunia di urutan 40.
Dalam Road to Djakarta Warehouse Project 2013, Martin Garrix akan tampil bersama Laidback Luke dan Henrix pada 6 Desember 2013 di Blowfish Club Jakarta.
Martin Garrix

Martijn Garritsen (lahir 14 Mei 1996; umur 18 tahun), dikenal dengan nama panggung "Martin Garrix", adalah DJ/produser Belanda yang menandatangani kontrak dengan Spinnin' Records.[1] Dia terkenal karena lagunya yang berjudul "Animals", yang merupakan Top 10 hit di lebih dari 10 negara, lagu juga telah memuncak ke nomor 1 di Belgia, Irlandia dan Britania Raya.
| Martin Garrix | |
|---|---|
| Nama lahir | Martijn Garritsen |
| Nama lain | Martin Garrix, GRX |
| Lahir | 14 Mei 1996 (umur 18) Amsterdam, Belanda |
| Genre | Electro house, big room house,Dutch house, trap |
| Pekerjaan | Produser, pemusik |
| Instrumen | Keyboards, turntable, guitar, Logic Pro, FL Studio, Apple Mac |
| Tahun aktif | 2011-sekarang |
| Label | Spinnin', Musical Freedom, DOORN |
| Artis terkait | Sander van Doorn, Dimirti Vegas & Like Mike, Sidney Samson, Dillon Francis, Christina Aguilera, TV Noise, Daddy's Groove, Victor Niglio, Bassjackers, Jay Hardway, Roy Gates, Julian Jordan |
Sabtu, 07 Maret 2015
Siapa Bilang DJ Identik dengan Alkohol dan Rokok? Fahria Yasmin Tak Seperti Itu
Kamis, 1 Mei 2014 15:10 WIB

Hai Online
Fahria Yasmin
TRIBUNNEWS.COM - DJ manis yang satu ini memang lagi hangat dibicarakan banyak orang. Nggak cuma karena cantik, tapi pembuktiannya sebagai seorang FDJ (Female DJ) dengan skill mumpuni bikin cewek yang menjaga tubuhnya dengan olahraga ini disegani oleh para DJ cowok.
"Tradisinya cowok itu dominan. Aku mungkin nggak sengaja masuk ke dunia DJ ini. Semua berjalan gitu aja. Aku nggak bisa hidup tanpa musik. Aku suka musik. Kebetulan aku terjun ke dunia DJ ini dan aku pikir pekerjaan ini buat cewek sama cowok sama aja. Aku malah nggak suka ada sebutan FDJ," jelas Yasmin.
Peraih Best DJ of The Year Paranoia Awards 2013 ini mengaku kalau serunya menjadi DJ buat cewek itu banyak. Katanya nih, kalau cewek jadi DJ itu bisa pamer gaya fashionnya yang lucu-lucu. Udah gitu bisa dapat privilage lebih setiap kali tampil.
Yang nggak boleh kelewatan dari Yasmin adalah penampilan dari segi musikalitas tiap kali dia tampil. Terus juga mesti up to date sama lagu-lagu baru. Nggak lupa jaga kesehatan juga nih biar dia bisa tetap tampil maksimal,meskipun mengaku nggak merasa mendominasi kancah dunia DJ di Indonesia.
"Yang harus aku perhatiin itu performance-ku dari segi musikalitas dan mesti perhatin crowd-ku. Kalau aku sih selalu jaga tubuhku dengan tidur, hehehe... Aku nggak ngerokok, aku nggak minum. Ya itu dia kunci biar dapat jam terbang DJ yang tinggi sih," tukas Yasmin terkekeh
.
.
Apa yang dikerjakan seorang DJ?
Pekerjaan seorang DJ bisa diibaratkan seperti operator, dimana DJ bertindak sebagai pengendali dan menyeleksi lagu-lagu yang pas buat di putar sesuai dengan suasana maupun aliran musik yang dia mainkan. Dalam hal menyeleksi lagu ini, seorang DJ akan menggabungkan teknik-teknik skill khusus dengan pengetahuannya di bidang musik untuk membangun sebuah dj set/live show yang spektakuler dan disukai para pendengarnya.
Istilah DJ itu darimana?
Istilah DJ pertama kali digunakan untuk menggambarkan seorang penyiar radio yang akan memperkenalkan dan memainkan rekaman gramophone yang populer atau komersil kepada pendengar lewat radio. Rekaman pada media ini disebut sebagai disc atau juga dikenal sebagai “vinyl/piringan hitam” dimana dalam industri ini dimainkan oleh peyiar-penyiar radio yang mem-broadcast musik lewat gelombang radio. Karena mengandung unsur disc (cakram) makanya disebut sebagai disc jockey dan selanjutnya lebih akrab dikenal sebagai DJ atau deejay.
*Just in case ada yg bertanya kenapa ada kata jockeynya? Karena jockey itu artinya adalah orang yang mengendalikan/mengendarai (kalau dalam bahasa inggris jockey itu pengendara kuda).
Para DJ biasanya ada dimana?
Untuk melihat seorang dj melakukan aksinya (musik live show/live set), anda bisa menemui mereka di tempat-tempat hiburan Indoor maupun Outdoor. Para DJ biasanya bisa ditemukan hampir di segala tempat yang menyuguhkan musik sebagai hiburan utamanya. Misalkan club-club malam (discotheque), bar, lounge, bistro, expo atau bahkan di party-party kecil seperti ulang tahun atau pesta pernikahan.Tipe-tipe DJ
Ada beberapa tipe DJ yang berkembang saat ini. Sebut saja seperti club dj, mobile dj, radio dj, turntablist, live pa dan banyak macam lainnya. Tipe-tipe dj ini sebenarnya di kategorikan karena perbedaan tujuan music, tempat, peralatan dan beberapa hal lainnya. Misal saja club dj bisa dikategorikan sebagai seorang DJ yang bermain di club dan memutar musik agar audiens dapat menikmati musik sambil berdansa. Kalau radio DJ biasanya bermain di studio radio kemudian music di pancarkan lewat gelombang radio dan didengarkan oleh pendengarnya lewat radio set.
Pada saat seorang DJ melakukan aksinya di berbagai tempat, peran serta seorang dj mungkin bervariasi tergantung pada pengaturan atau tujuan musik yang disuguhkannya.
Dalam pengertiannya, aksi memilih dan memainkan rekaman suara untuk pendengar yang menginginkan adalah sama untuk setiap DJ. Tetapi Musik yang dipilihnya, Media yang digunakan, dan tingkatan kesempurnaan dari memanipulasi suara adalah faktor-faktor yang membuat tipe atau jenis DJ yang berbeda-beda.
Dibawah ini adalah daftar-daftar paling pokok dari tipe-tipe DJ yang bisa anda temui saat ini :
Radio DJ
Seorang disc jockey radio adalah seseorang yang memilih dan memainkan musik yang kemudian disampaikan kepada pendengar melalui gelombang radio. Dalam pekerjaannya seorang radio DJ memilih, memutar requests dan membuka open dialog kepada pendengarnya melalui sms, telephone atau email.
Di Indonesia radio dj ini cukup pesat perkembangannya, hampir disemua kota di Indonesia ada radio djnya dan terus berkembang. Seorang radio DJ biasanya dituntut lebih untuk selalu komunikatif dan up to date dengan berita yang sedang beredar.
Bedroom DJ
Seseorang yang mempunyai peralatan dj (seperti turntables, mixer, CD decks ) dan mempunyai kesabaran untuk musik, namun tidak dimainkan di tengah keramaian publik seperti di club atau acara music show alias sebatas hobi saja. Biasanya bedroom DJ bermain untuk acara-acara private sendiri seperti pada pesta ulang tahun atau party bersekala kecil dan didengar untuk kalangan sendiri atau untuk keluarga dekatnya.
Club DJ
Seorang DJ Club adalah seseorang yang memilih dan memainkan musik dalam sebuah setelan sound system club. DJ tipe Ini yang biasanya kita temui di club-club malam seperti discotheque, bar, cafe atau resto. Seorang Club DJ biasanya adalah sebagai resident atau dj tetap di club tempat dia bermain. Jenis musik untuk kebanyakan club dj ini adalah house, trance, hiphop atau urban music. Saat ini tipe DJ inilah yang paling umum selain radio DJ yang berkembang di Indonesia.
Mobile DJ
Pada awal mulanya seorang Mobile DJ adalah satu perluasan dari Radio DJ. Mereka melaksanakan perjalanan atau meneruskan perjalanan keliling dengan peralatan dj dan sound sistem yg bisa di bawa kemana-mana dan mereka bermain dari satu lokasi berpindah kelokasi lain seperti pesta prom night sekolah atau wedding party.
Turntablist
Pernah melihat seseorang bermain scratch, mengulang-ulang part lagu/looping atau menciptakan musik dengan menggunakan turntablenya? Gokil banget kan??? nah itu namanya Turntablist.
Para turntablist biasanya sangat mahir dalam menggunakan peralatan Turntable sehingga dia dengan keahliannya bisa membangun sebuah show case dengan music atau sample yang di edit-edit secara live. Beberapa orang menyebutkan bahwa seorang turntablist disebut juga sebagai Hiphop DJ itu karena lagu-lagu yg di putarnya kebanyakan bergenre hiphop dan umumnya Turntablist lebih suka mixing lagu beraliran urban seperti hiphop, funk, rnb, soul atau jazz.
TIPE DJ YANG LAIN
Live PA
Ketika seorang DJ hendak membuat show yang spektakuler, biasanya dia tidak hanya memutar dan melakukan mixing lagu saja. Ada beberapa DJ yang tampil dengan seperangkat peralatan synthetizers, samplers, sequencers, midi controllers, vokalis untuk mengisi vocal atau nyanyi secara live atau musisi tambahan.
Live PA sendiri adalah singkatan dari Live Personal Appearance atau Live Performance Artist. Pada Live PA show yang ditunjukkan mirip seperti Live Band dimana instrument/musik dimainkan secara live tidak pre-recorded. Jenis musik dari Live PA biasanya adalah beraliran elektronika.
Musik DJ itu seperti apa?
Untuk genre (aliran) music, biasanya seorang DJ bisa memainkan segala jenis music mulai dari yang santai seperti chill out, jazz hingga ke music yang pumping seperti house atau trance. Jenis aliran music untuk DJ biasanya berbeda-beda untuk setiap individunya. Ada yang hiphop, house, trance, rock, pop top 40, dan lain sebagainya. Jadi misalkan anda mendengar DJ Riri atau DJ Innerlight atau DJ lain seperti DJ Radd bermain, maka anda akan mendengar bahwa musik yang mereka putar alirannya berbeda. Jadi sebenarnya tidak ada istilah DJ memiliki alirannya sendiri.
Beberapa genre dj yang ada di dunia ini :
1. Techno

Genre musik yang satu pasti banyak di kenal di kalangan masyarakat sekarang, kenapa? karena genre ini yang paling sering di putar di club malam ataupun konser. Dan para artis dunia biasanya memakai genre ini sebagai genre musik mereka, contoh artis yang memakai genre ini:
- Tiesto
- Owl City
- Britney Spears
- Kaskade
- The Japanese Popstar
- Armin Van Buuren
2. Electronic

Electronic tidak jauh beda dengan Techno cuman hanya namanya saja yang berbeda. Setiap lagu electronic pasti mereka memakai efek yang sangat kental tapi ada genre dj yang efeknya lebih dimainkan yaitu Dubstep. Tapi dari segi permainan electronic lebih mampu membuat orang bergoyang mengikuti irama lagu tersebut, contoh artis yang memakai genre ini
- Daft Punk
- Tiesto
- Calvin Harris
- Dev
- David Guetta
- Cobra Starship
- All Out
3. Dubstep

Kalo kalian mendengar lagu-lagu artis sekarang pasti kalian akan kaget ‘kok lagunya gini banget?’ atau apalah gitu. Yup, genre yang mereka pilih adalah Dubstep, Dubstep itu merukan genre dj yang baru-baru terdengar ke publik tapi sudah lama ada di genre dj. Dubstep itu adalah aliran yang memakai efek sangat kuat dan banyak sekali suara Drum & Bass yang di masukin ke dubstep, contoh artis dubstep:
- Deadmau5
- Borgore
- Pendulum
- Big Chocolate
4. Drum & Bass

Drum & Bass juga sering sekali di pakai artis jaman sekarang, ternyata Drum & Bass itu sama seperti Dubstep tapi hanya penamaan saja yang berbeda. Kalau kalian jeli mendengar Dusbtep pasti kalian akan merasa aneh tapi kalau kalian mendengar Drum & Bass kalian akan merasakan yang berbeda di lagu tersebut karena ada unsur drum dan bass yang di masukkan, contoh artis yang memakai Drum & Bass:
- Nero
- Pendulum
- Borgore
- Bassnectar
- Skrillex
- Katy B
- Big Chocolate
- The Qemists
- DJ Fresh
- Iwrestledabearonce
- Magnetic Man
- Deadmau 5
5. Dance

Dance juga termasuk genre dj, kalau yang kita kenal saat ini salah satu dance yang paling yaitu Shuffle, mereka memakai genre ini agar orang bisa bergoyang mengikuti irama genre dance ini, ini contoh artis yang memakai genre dance:
- Panca Borneo
- Infected Mushroom
- Tiesto
- LMFAO
- Afrojack
- Calvin Harris
- Daft Punk
- Britney Spears
- Ricky Martin
- Swedish House Mafia
- DJ DRTO
- Vandalism
- Angger Dimas
- The Pussy Cat Dolls
- Edward Maya
Teknik dan Skill DJ
Dalam melakukan pekerjaannya seorang DJ tidak hanya sekedar membangun sebuah live show dengan menyusun lagu saja, ada banyak teknik dj seperti scratching, looping, mash-ups, cueing dan lain sebagainya yang digunakannya selain dapat memutar lagu. Teknik atau skill dj ini biasa dipakai untuk membentuk sebuah style dan karakter music DJ itu sendiri.Apa saja alat yang dipakai DJ?
Dalam melakukan setiap aksinya, seorang DJ biasanya menggunakan seperangkat alat elektronik yang disebut DJ Gears atau DJ Equipment. DJ Gears biasanya terdiri dari Media Pemutar (CD Decks atau Turntable), sebuah Mixer, Headphones, DVS dan lain sebagainya…Setiap peralatan ini memiliki fungsinya masing-masing. Misalkan Turntable yang gunanya sebagai pemutar atau player untuk membaca piringan hitam.

Pada gambar diatas, tampak seorang DJ sedang beraksi dengan menggunakan beberapa peralatan yang ada di depannya. Nama-nama peralatan tersebut adalah CD Decks (CD Player), Turntable, DJ Mixer, Headphones (yg terletak pada leher), Perangkat Komputer, dan Serato Scratch Live DVS.
Cukup mudah memang untuk menyebutkan nama satu persatu peralatan diatas. Saya yakin, buat anda yang dj atau pun tidak, pastinya sudah mengenal atau mendengar nama-nama peralatan tersebut sebelumnya.
Tapi taukah anda fungsi/kegunaan peralatan diatas???
Berikut penjelasan lengkapnya tentang alat-alat yang biasa digunakan DJ:
Input Devices
Input devices adalah peralatan sumber suara atau alat yang akan menciptakan suara. Input devices didalam peralatan DJ adalah semua peralatan yang mendukung agar terciptanya suara/musik.
Apa saja yang termasuk dalam Input Devices?
- Media Penyimpan Data seperti kepingan CD, Piringan Hitam atau Hardisk Laptop (bagi yang menggunakan laptop). Fungsi dari media penyimpan data ini tentunya adalah sebagai penyimpan data suara yang telah diisi/direkam kedalamnya dengan lagu/musik, sehingga nantinya bisa diputar kembali.

- Media Player. Dalam hal ini adalah pemutar media penyimpan data seperti CD Decks atau CD Player yang berfungsi sebagai pemutar kepingan CD. Sedangkan Turntable adalah alat yang berfungsi sebagai pemutar Piringan Hitam atau Vinyl. Kalau ngedj menggunakan laptop berarti media playernya adalah software djnya.

Processing Devices
Setelah ada Input Devices yang akan menciptakan suara atau sebagai sumber suara, selanjutnya adalah suara/musik akan di proses atau dimanipulasi dengan menggunakan processing devices. Processing devices disini adalah semua peralatan yang mendukung DJ untuk dapat memanipulasi suara.
Apa saja yang termasuk dalam Processing Devices?

1. DJ Mixer. Mixer DJ dalam gambar dj diatas letaknya ada di bagian paling tengah dari susunan peralatan DJ. Bentuk dari mixer dj biasanya lebih kecil daripada Mixer Soundsystem yang pernah anda lihat di event musik yang pake soundsytem super gede atau pada recording studio.
Mixer DJ ini didesain khusus buat DJ agar DJ bisa bermain dengan signal suara yang masuk dari Input Devices sebelum suara dikeluarkan ke pendengarnya. DJ Mixer memberikan dj fungsi untuk mengatur volume, pitch (kekuatan frequency suara masuk), Treble (suara tinggi), Middle (suara tengah), Bass (suara rendah), Effects dan lain sebagainya.
2. DJ Headphones. Headphones memiliki peran yang cukup penting buat dije. DJ memerlukan headphones untuk dapat mendengar dan memonitor suara yang masuk kedalam mixer. Dalam proses audio mixing, sebelum DJ menyambung lagu yang sedang diputar ke lagu berikutnya, DJ harus mengatur cue (starting point), tempo (kecepatan lagu), volume, equalizing, dll di lagu yang akan di sambungnya dan ini memerlukan headphones untuk memonitornya.
3. Midi Controller. Bagi DJ yang bermain menggunakan laptop atau komputer,

biasanya mereka menggunakan Midi Controller sebagai processing devices. Midi controller akan di hubungkan ke laptop lalu kemudian di singkronisasikan dengan software yang dipakainya untuk ngedj. Fungsi utama dari midi controller ini sebenarnya untuk mempermudah DJ mengoperasikan software dj yang dipakainya serta memberi feel (rasa) seperti memakai peralatan standard (turntable/cdj dan mixer).
Ok, setelah memasuki masa processing dimana musik telah diatur sedemikian rupa oleh sang DJ maka selanjutnya musik tersebut akan di sampaikan kepada pendengar. Untuk hal ini, DJ memerlukan seperangkat peralatan Output Devices yang akan memberikan output berupa suara atau gelombang suara.
Output Devices
Ini adalah peralatan untuk menghasilkan/memperkeras suara ke pendengar/crowds. Sifat Output Devices bisa berbentuk suara langsung (yg dipancarkan lewat speakers) atau gelombang freqwensi (radio).
Apa saja yang termasuk dalam output devices?

- Sound System untuk DJ adalah gabungan dari beberapa set speakers. Besar/Power Sound System DJ selalu disesuaikan dengan venue atau kapasitas tempat dimana DJ menggelar shownya. Untuk acara kecil seperti ulang tahun rumahan biasanya speakers yang digunakan tidak sebesar ketika main di dalam club atau di lapangan outdoor. Dalam sound system tidak hanya speakers saja, ada yang namanya power dan soundsytem mixer yang gunanya mengatur bagaimana suara akan dikeluarkan.

- Pemancar Gelombang. Khusus buat radio DJ, sebuah pemancar adalah output DJ dimana setelah seorang radio dj memutar lagu, maka sinyal audio dari mixer radio dj akan dihubungkan ke pemancar gelombang yang bertugas untuk membagi-bagikan atau memancarkan gelombang berfrekwensi (am/fm) yang nantinya gelombang ini bisa di terima oleh pendengar menggunakan radio set.
Sampai disini, sebenarnya peralatan standard DJ telah tercover semua. Peralatan diatas adalah yang paling umum digunakan oleh DJ. Dengan peralatan standard diatas seharusnya DJ sudah bisa melakukan pekerjaannya. Tetapi, setiap individu DJ pastinya ingin memperkuat skill dan mengeksplorasi dunia DJ lebih jauh lagi dan dalam hal ini sering kali DJ menambahkan peralatan tambahan atau disebut sebagai Additional Devices untuk mendukung kreatifitas dan pekerjaannya.
Additional Devices
Peralatan tambahan (additional devices) adalah peralatan tambahan dari peralatan standard diatas dan umumnya adalah peralatan elektronik super canggih yang memungkinkan DJ untuk bermain lebih leluasa lagi.
Apa saja additional devices yang di pakai dj?
Microphone. DJ yang suka shout out seperti DJ Radio atau DJ Club terkadang memerlukan Microphone untuk dapat berkomunikasi bersama crowd atau pendengarnya. Sebuah mic ditancapkan di mixer DJ dan DJ akan menyebutkan yell-yell untuk menyemangati pendengarnya.
DVS singkatan dari Digital Vinyl System. DVS adalah sebuah peralatan tambahan yg umumnya terdiri dari sebuah soundcard atau box unit yang menghubungkan media player dengan mixer dan laptop (komputer). DVS ini adalah peralatan untuk mendigitalisasi piringan hitam atau CD dimana seorang DJ tidak lagi perlu untuk mengganti-ganti CD atau Vinyl setiap mengganti lagu cukup dengan menggantinya di Laptop. DVS memungkinkan DJ untuk tetap bermain menggunakan CD Decks atau Turntable tetapi lagu yang dipakai adalah yang ada di Laptop atau Komputer. Untuk sebagian DJ DVS ini sangat membantu karena DJ tidak perlu repot lagi membawa tas CD yang berat atau piringan hitam.
Midi Controller. Midi controller tambahan seperti Akai APC40, Vestax VCI, atau Keyboard Controller biasa dipakai DJ untuk mempermudah dalam menggunakan software dj seperti Ableton. Seorang DJ yang merangkap producer biasanya memakai seperangkat Midi Controller ini agar dia bisa bermain live layaknya musisi live band.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
